Jakarta | pikiranrakyat.org – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan fenomena gerhana bulan penumbra yang akan terjadi pada bulan Mei 2023. Gerhana bulan penumbra adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak seluruhnya sampai ke bulan. Hal ini disebabkan oleh pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan yang dinamis, dan hanya terjadi pada saat fase purnama. Pada saat gerhana bulan penumbra, posisi bulan, matahari, dan bumi sejajar di mana bulan hanya masuk ke bayangan penumbra bumi, sehingga bulan terlihat lebih redup dari saat purnama, Kamis (27/4/2023).
Gerhana bulan penumbra Mei 2023 akan terjadi pada tanggal 5-6 Mei 2023 dan dapat disaksikan di beberapa wilayah Indonesia. Durasi gerhana bulan penumbra dari fase gerhana mulai (P1) hingga gerhana berakhir (P4) adalah 4 jam 21 menit 28 detik. Gerhana bulan penumbra tanggal 5-6 Mei 2023 merupakan anggota ke-24 dari 73 anggota pada seri Saros 141.
Selain Indonesia, gerhana bulan penumbra Mei 2023 juga dapat disaksikan di beberapa wilayah di luar negeri. BMKG memberikan informasi tentang waktu terjadinya gerhana bulan penumbra di beberapa kota di Indonesia, antara lain:
- Jakarta: P1 dimulai pada pukul 18.46 WIB, P4 berakhir pada pukul 23.08 WIB.
- Yogyakarta: P1 dimulai pada pukul 18.44 WIB, P4 berakhir pada pukul 23.07 WIB.
- Surabaya: P1 dimulai pada pukul 18.41 WIB, P4 berakhir pada pukul 23.03 WIB.
- Medan: P1 dimulai pada pukul 18.53 WIB, P4 berakhir pada pukul 23.16 WIB.
- Makassar: P1 dimulai pada pukul 18.39 WITA, P4 berakhir pada pukul 22.59 WITA.
Untuk wilayah lain di Indonesia yang tidak tercantum dalam daftar di atas, dapat mengacu pada informasi BMKG mengenai waktu terjadinya gerhana bulan penumbra di masing-masing kota. BMKG juga memberikan peringatan untuk tidak melihat langsung gerhana bulan dengan mata telanjang, karena bisa membahayakan kesehatan mata. Sebaiknya gunakan alat bantu seperti kacamata khusus atau teleskop yang sudah disesuaikan dengan standar keselamatan.(Rz)