Jefri Nichol Menunggu Keluar dari Penjara Mario Dandy, Diduga Ingin Menjawab Tantangan Berantem dari Pacar AG

0
174
Jefri Nichol

Jakarta | pikiranrakyat.org – Salah satu fakta yang mengejutkan dari kasus David Ozora adalah bahwa tersangka Mario Dandy sengaja merekam aksi kekerasan yang mengakibatkan korban koma selama berhari-hari di rumah sakit. Ternyata, motif Mario Dandy untuk merekam aksi tersebut adalah untuk mengirim pesan peringatan dan tantangan kepada teman-teman David Ozora, dan hal ini menuai kecaman dari berbagai pihak, Senin (3/4/2023).

Jefri Nichol, seorang bintang film Dear Nathan, juga ikut bereaksi terhadap kasus ini. Melalui akun Twitter pribadinya, pada hari Minggu tanggal 26 Maret 2023, Jefri Nichol mengatakan bahwa ia menunggu Mario Dandy keluar dari penjara. Namun, pengakuan ini menuai reaksi negatif dari sejumlah netizen.

Hal ini bermula dari akun Twitter @mazzini_gsp yang diikuti oleh 200 ribu orang, yang mengabarkan motivasi dari Mario Dandy dalam merekam aksi kekerasan terhadap David Ozora. Ayah dari David Ozora, Jonathan Latumahina, yang sebelumnya telah memberikan pengampunan kepada para tersangka, membatalkan keputusannya setelah mengetahui hal ini.

Menurut media daring yang dikutip oleh akun Twitter @mazzini_gsp, Mario Dandy merekam aksi kekerasan tersebut dengan tujuan untuk menantang teman-teman David Ozora agar tidak berani melawan dirinya lagi. Netizen yang merespons cuitan tersebut mengecam tindakan Mario Dandy yang dianggap meresahkan dan memprovokasi.

Akun Twitter pemerhati film, @bicaraboxoffice, menyenggol Jefri Nichol terkait pengakuan bahwa ia menunggu Mario Dandy keluar dari penjara. Jefri Nichol kemudian menanggapi dengan meyakini bahwa banyak orang yang juga menunggu keluarnya Mario Dandy. Hal ini menuai respon yang beragam dari netizen.

Meskipun begitu, kejadian ini menunjukkan bahwa tindakan kekerasan dan intimidasi tidak dapat dibiarkan begitu saja. Semua pihak harus bekerja sama untuk mencegah tindakan kekerasan dan menghukum para pelaku agar dapat memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan di masa yang akan datang. (sl)