Bogor | pikiranrakyat.org – PT KAI Daop 1 Jakarta telah meminta maaf atas dampak longsor yang mengganggu perjalanan KA Pangrango lintas Bogor-Sukabumi. Gangguan tersebut terjadi di area jalur rel Km 2+6/7 antara Stasiun Bogor Paledang dan Batutulis. KAI Daop 1 Jakarta telah membatalkan seluruh perjalanan KA Pangrango lintas Bogor-Sukabumi (PP) pada hari Rabu (15/3) untuk pertimbangan keselamatan dan keamanan. PT KAI Daop 1 Jakarta mengatakan akan mengganti seluruh tiket penumpang yang sudah terjual, yaitu sebanyak 1.107 tiket.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa pembatalan tiket akan dikembalikan 100 persen. Proses pembatalan bisa dilakukan di tiga stasiun yaitu Stasiun Bogor, Paledang, dan Sukabumi. Sebelumnya, informasi pembatalan juga telah disampaikan melalui pengiriman pesan singkat ke nomor kontak yang dicantumkan pada saat membeli tiket.
Eva juga menjelaskan bahwa longsor yang terjadi mengakibatkan satu jalur rel terdampak dengan kondisi menggantung sepanjang 25 meter. Longsor tersebut berawal di bantaran sungai wilayah Kampung Sinar Sari, Kecamatan Bogor Selatan. PT KAI Daop 1 Jakarta masih berupaya memperbaiki jalur KA yang terdampak longsor dan melakukan perkuatan konstruksi rel yang tidak terdampak longsor agar KA dapat dilewati dengan aman.
PT KAI Daop 1 Jakarta juga akan memberikan informasi keberangkatan bagi penumpang pada jadwal Kamis (16/3) jika KA Pangrango sudah dapat beroperasi. Informasi tersebut akan diberikan melalui pesan singkat ke nomor kontak yang telah dicantumkan saat melakukan transaksi tiket. PT KAI Daop 1 Jakarta berharap situasi segera pulih dan perjalanan KA Pangrango dapat berjalan normal kembali.(Rz)